PERBEDAAN ANTARA BISNIS STARTUP DAN BISNIS KONVENSIONAL

16 March 2020
perbedaan-antara-bisnis-startup-dan-bisnis-konvensional
Dahulu, hanya ada satu jenis konsep berbisnis, yaitu bisnis konvensional yang berfokus pada profit. Namun, seiring perkembangan zaman, muncul suatu konsep berbisnis yang baru, yaitu bisnis startup. Lantas, apa perbedaan diantara keduanya? Jika Anda merupakan salah satu calon pendiri bisnis yang sedang mempelajari perbedaan antara bisnis startup dan bisnis konvensional, Alcatel-Lucent Enterprise akan menjabarkan tiga perbedaan antara keduanya:

Pola pikir dan tujuan

Perbedaan paling mencolok terdapat pada pola pikir dan tujuan dari pembangunan bisnis tersebut. Menurut Steve Blank, seorang pakar startup Silicon Valley, startup merupakan sebuah perusahaan yang dibangun dengan tujuan untuk berkembang menjadi sangat besar dan menjadi pemimpin pada industri tersebut. Maka dari itu, bisnis startup biasanya melakukan berbagai cara untuk dapat berinovasi serta meraih pertumbuhan yang cepat.   Hal ini tentunya berbeda dengan bisnis konvensional yang berfokus pada profit serta perkembangan yang lambat namun pasti, bisnis konvensional juga tidak memiliki tujuan untuk menyaingi bisnis besar dalam waktu yang singkat.  

Cara pendanaan

Jika bisnis konvensional berjalan dengan mengandalkan profit dari hasil keuntungan usahanya, maka sebuah bisnis startup tidak melakukan hal yang sama dikarenakan sebuah startup memiliki tujuan untuk menjadi pemimpin industri dalam waktu yang singkat. Maka dari itu, sebuah startup akan membutuhkan modal yang besar di fase awal pembangunan bisnis.   Pendanaan sebuah bisnis startup biasanya berasal dari sebuah Venture Capital atau perusahaan pemodal, angka investasinya pun tidak kecil. Sebagai contoh, sebuah perusahaan transportasi online di Indonesia mendapat pendanaan hingga 1,2 Miliar dolar untuk melakukan pengembangan bisnisnya, hal ini dilakukan untuk membuat perusahaan startup yang umurnya masih terhitung muda bisa menjadi pemimpin di industri dan disrupting perusahaan perusahaan besar yang sudah berdiri sebelumnya.

Ritme kerja karyawan

Sebuah bisnis startup dan konvensional memiliki ritme kerja yang berbeda. Karyawan startup dituntut untuk selalu berkembang dan bekerja secara lebih cepat. Hal ini dikarenakan banyaknya pekerjaan dan proyek yang harus dipelajari dan diselesaikan dalam waktu yang cepat. Sedangkan, pada sebuah bisnis konvensional, biasanya tiap tiap pekerjaan telah diplot dengan baik, sehingga pekerjaan yang harus diselesaikan pun cenderung lebih mudah ditebak.   Untuk dapat menunjang ritme kerja yang serba cepat, Anda diwajibkan untuk membangun sebuah ekosistem komunikasi yang efektif dan efisien, hal ini dilakukan untuk memperlancar pekerjaan dan juga meminimalisir kesalahan-kesalahan yang dapat terjadi dikarenakan tidak lancarnya arus komunikasi startup Anda.   Tentunya, kelancaran komunikasi tersebut tidak terbatas pada komunikasi yang terjadi ketika Anda bertatap muka dengan rekan kerja Anda, namun juga komunikasi yang terjadi ketika Anda sedang berhubungan melalui telepon. Oleh karena itu, Anda akan membutuhkan perangkat telepon yang dapat memberikan kelancaran serta efisiensi. Menjawab kebutuhan tersebut, Alcatel Lucent Enterprise menghadirkan promo bundling untuk menunjang kelancaran komunikasi perusahaan Anda. Promo bundling ini terdiri dari OXO Connect R.3 Small dan 8 unit Deskphone 8008 yang dapat digunakan hingga 300 pengguna. Promo komunikasi ini tepat untuk kebutuhan bisnis yang membutuhkan sarana telekomunikasi dengan skala besar.   Untuk mengetahui informasi lain mengenai solusi komunikasi lengkap dan hemat dari Alcatel-Lucent Enterprise, Anda dapat menghubungi kami melalui halaman “Hubungi Kami” atau gunakan fitur online chat yang tersedia pada halaman ini.